Senin, 28 November 2011

RADIO SWASTA DALAM PENGEMBANGAN DAKWAH DI KOTA PALOPO

A. Kesimpulan radio swasta dalam pengembangan dakwah di kota Palopo
Sebagaimana pada pembahasan pada bab-bab terdahulu, diperoleh kesimpulan substansional bahwa Radio Swasta Kota Palopo dalam hal ini PT. Radio Acca FM Kota Palopo telah mendekati hasil yang baik sesuai dengan harapan sebagai lembaga dakwah yang efektif. Anggapan ini lahir dari penemuan bahwa Radio Swasta Kota Palopo telah menerapkan faktor penunjang berhasilnya kegiatan dakwah yang dilakukan dan sekaligus bisa diposisikan sebagai lembaga dakwah. Berikut ini indikasi-indikasi dari kesimpulan yang diambil oleh penulis:
1. Radio Swasta (Acca FM) di Kota Palopo mengambil peran dalam pengembangan dakwah melalui sifatnya sebagai media yang berasaskan Islam yang mampu menyebarluaskan syiar Islam kepada khalayaknya yang tersegmentasi. Kegiatan Hiburan, informasi, aspirasi, dan dakwah Radio Swasta menyatu dalam aktivitas media Radio.
2. Radio Swasta (Acca FM) di Kota Palopo sudah menjadi sarana yang efektif sebagai media dakwah karena beberapa kaidah prinsip-prinsip dan faktor-faktor pendukung dakwah telah melekat padanya.
3. Radio Swasta di Kota Palopo dalam posisinya sebagai media radio dan media dakwah mengalami kendala dalam hal rekruitmen kader akibat pemahaman masyarakat yang kurang mendalam terhadap media radio dakwah, dan adanya hura-hura yang sesat dan hiburan yang tak layak.

B. Saran radio swasta dalam pengembangan dakwah di kota Palopo
Beranjak dari kesimpulan-kesimpulan di atas dengan ketulusan hati yang mendalam penulis memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya berupa saran kepada para peneliti, praktisi, politikus partai Islam dan pemerhati politik Islam untuk mempertimbangkan beberapa hal sebagai berikut:
1. Radio Swasta (Acca FM) di Kota Palopo kiranya dapat memberi porsi yang banyak untuk kelangsungan dakwah, sebagai bentuk tanggungjawab seorang muslim terhadap agamanya.
2. Ada baiknya segera ditanggapi tanggapan masyarakat dengan langkah nyata berupa perbaikan-perbaikan.
3. Para kader Radio Swasta (Acca FM) di Kota Palopo kurang menjalin komunikasi dan silaturahim dengan direktur / pimpinan radio atau ormas Islam yang lain. Kalau toh terjadi silaturahim, hanya sedikit yang hadir. Padahal, hubungan sesama umat sangat luas, dan hiburan adalah bagian kecil dari yang luas itu. Ada baiknya kembali kepada ukhuwah insaniyah (persaudaraan sesama manusia).
4. Kiranya Radio Swasta (Acca FM) di Kota Palopo tetap eksis sebagai Media Informasi, Aspirasi, Hiburan, dan Dakwah. Mengemban amanah Ilahiyah dan masyarakat dengan kemenangan dakwah lebih utama dari kemenangan duniawi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar